This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 18 Mei 2016

PENGERTIAN CSR, MANFAAT CSR, DAN PERUSAHAAN YANG MENERAPKAN CSR

http://seputar-mahasiswa.blogspot.co.id/2013/10/pengertian-csr-manfaat-csr-dan_3763.html?m=1



PENGERTIAN CSR, MANFAAT CSR, DAN PERUSAHAAN YANG MENERAPKAN CSR

TEORI:


CSR (Corporate Social Responsibility) adalah suatu konsep atau tindakan yang dilakukan oleh perusahaan sebagai rasa tanggung jawab perusahaan terhadap social maupun lingkungan sekitar dimana perusahaan itu berada, seperti melakukan suatu kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar dan menjaga lingkungan, memberikan beasiswa untuk anak tidak mampu di daerah tersebut, dana untuk pemeliharaan fasilitas umum, sumbangan untuk membangun desa/fasilitas masyarakat yang bersifat sosial dan berguna untuk masyarakat banyak, khususnya masyarakat yang berada di sekitar perusahaan tersebut berada. Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan sebuah fenomena dan strategi yang digunakan perusahaan untuk mengakomodasi kebutuhan dan kepentingan stakeholder-nya. CSR dimulai sejak era dimana kesadaran akan sustainabilityperusahaan jangka panjang adalah lebih penting daripada sekedar profitabilityperusahaan.

Kegiatan CSR akan menjamin keberlanjutan bisnis yang dilakukan. Hal ini disebabkan karena :

1.    Menurunnya gangguan social yang sering terjadi akibat pencemaran lingkungan, bahkan dapat menumbuh kembangkan dukungan atau pembelaan masyarakat setempat.

2.    Terjaminnya pasokan bahan baku secara berkelanjutan untuk jangka panjang.

3.    Tambahan keuntungan dari unit bisnis baru, yang semula merupakan kegiatan CSR yang dirancang oleh korporat.
3. Pemeliharaan hubungan relasional antara korporasi dan lingkungan sosialnya yang tidak dikelola dengan baik sering mengundang kerentanan konflik.

4. Perbaikan tata kelola perusahaan yang baik

5. Pelestarian lingkungan, baik lingkungan fisik, social serta budaya.


Berikut ini adalah manfaat CSR bagi masyarakat:

1.Meningkatknya kesejahteraan masyarakat sekitar dan kelestarian

lingkungan.

2. Adanya beasiswa untuk anak tidak mampu di daerah tersebut.

3. Meningkatnya pemeliharaan fasilitas umum.

4. Adanya pembangunan desa/fasilitas masyarakat yang bersifat sosial dan berguna untuk masyarakat banyak khususnya masyarakat yang berada di sekitar perusahaan tersebut berada.


Berikut ini adalah manfaat CSR bagi perusahaan:

1.      Meningkatkan citra perusahaan.

2.      Mengembangkan kerja sama dengan perusahaan lain.

3.      Memperkuat brand merk perusahaan dimata masyarakat.

4.      Membedakan perusahan tersebut dengan para pesaingnya.

5.      Memberikan inovasi bagi perusahaan


CONTOH KASUS:


Contoh perusahaan yang menerapkan CSR adalah PT PLN (Persero).

PLN telah “berkomitmen menjadikan tenaga listrik sebagai media untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, mengupayakan tenaga listrik menjadi pendorong kegiatan ekonomi dan menjalankan kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan”, PLN bertekad menyelaraskan pengembangan ketiga aspek dalam penyediaan listrik, yaitu ekonomi, sosial dan lingkungan. Untuk itu, PLN mengembangkan Program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai wujud nyata dari Tanggungjawab Sosial Perusahaan Wewenang dan tanggung jawab Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) PT PLN (Persero), mencakup di antaranya:

Menyusun dan melaksanakan kebijakan pemberdayaan masyarakat di lingkungan perusahaan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dan CSR dengan lingkup kegiatan Community relation, Community Services, Community Empowering dan Pelestarian alam.Menyusun dan melaksanakan program kepedulian sosial perusahaan.Menyusun dan melaksanakan program kemitraan sosial dan bina UKM dan peningkatan citra perusahaan.Memastikan tersedianya dan terlaksananya program pelestarian alam termasuk penghijauan dan upaya pengembangan citra perusahaan sesuai dengan prinsip Good Corporate Governance.

Pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial Perusahan (CSR) :

a) Community Relation

Kegiatan ini menyangkut pengembangan kesepahaman melalui komunikasi dan informasi kepada para pihak yang terkait. Beberapa kegiatan yang dilakukan PLN antara lain: melaksanakan sosialisasi instalasi listrik, contohnya melalui penerangan kepada pelajar SMA di Jawa Barat tentang SUTT/SUTET, dan melaksanakan sosialisasi bahaya layang-layang di daerah Sumenep, Pulau Madura, Jawa Timur

b) Community Services

Program bantuan dalam kegiatan ini berkaitan dengan pelayanan masyarakat atau kepentingan umum. Kegiatan yang dilakukan selama tahun 2011, antara lain memberikan :

Bantuan bencana alam.Bantuan peningkatan kesehatan di sekitar instalasi PLN, antara lain di Kelurahan Asemrowo, Surabaya yang berada di sekitar SUTT 150kV Sawahan-Waru.Bantuan sarana umum pemasangan turap untuk warga pedesaan di Kecamatan Rumpin – Kabupaten Bogor, Jawa Barat serta bantuan pengaspalan jalan umum di Bogor – Buleleng, Bali.Bantuan perbaikan sarana ibadah.Operasi Katarak gratis di Aceh, Pekanbaru, Jawa Barat, dan kota lainnya di IndoenesiaBantuan Sarana air bersih,

c) Community Empowering

Kegiatan ini terdiri dari program-program yang memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat untuk menunjang kemandiriannya. Kegiatan yang dilakukan  antara lain:

Bantuan produksi dan pengembangan pakan ikan alternatif di sekitar SUTET, bekerja sama dengan Fakultas Pertanian UGM.Bantuan alat pertanian kepada kelompok tani Ngaran Jaya Kabupaten Kulonprogo, Jawa Tengah.Bantuan pengembangan budi daya pertanian pepaya organik untuk komunitas di sekitar Gunung Merapi Yogyakarta yang bekerja sama dengan Fakultas Pertanian UGM.Bantuan pengembangan pola tanam padi SRI produktivitas tinggiBantuan pelatihan pengembangan budi daya tanaman organik di sekitar instalasi PLNPemberdayaan anggota PKK Asemrowo, Surabaya.Program budi daya jamur tiram masyarakat Desa Umbul Metro, Lampung.Bantuan Pelatihan budidaya rumput lain di Kalimantan TimurBantuan Pelatihan kelompok tani tambak ikan tawar Danau Sentani, PapuaPelatihan manajemen UKM dan Kiat-kiat pengembangan UKM di PapuaPelatihan manajemen pemasaran dan keuangan bagi pengrajin souvenir khas PapuaPenyuluhan pertanian untuk petani di Genyem, PapuaPemberian bibit coklat masyrakat dibawah ROW P3B Sumatera  

ANALISIS:

Menurut saya keputusan manajemen perusahaan untuk melaksanakan program-program CSR secara berkelanjutan, pada dasarnya merupakan keputusan yang rasional. Sebab implementasi program-program CSR akan menimbulkan efek lingkaran emas yang akan dinikmati oleh perusahaan dan seluruh stakeholder-nya. Melalui CSR, kesejahteraan dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat lokal maupun masyarakat luas akan lebih terjamin. Kondisi ini pada gilirannya akan menjamin kelancaran seluruh proses atau aktivitas produksi perusahaan serta pemasaran hasil-hasil produksi perusahaan. Sedangkan terjaganya kelestarian lingkungan dan alam selain menjamin kelancaran proses produksi juga menjamin ketersediaan pasokan bahan baku produksi yang diambil dari alam.

Bila CSR benar-benar dijalankan secara efektif maka dapat memperkuat atau meningkatkan akumulasi modal sosial dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Modal sosial, termasuk elemen-elemennya seperti kepercayaan, kohesifitas, altruisme, gotong royong, jaringan dan kolaborasi sosial memiliki pengaruh yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Melalui beragam mekanismenya, modal sosial dapat meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap kepentingan publik, meluasnya partisipasi dalam proses demokrasi, menguatnya keserasian masyarakat dan menurunnya tingkat kekerasan dan kejahatan.

Tanggung jawab perusahaan terhadap kepentingan publik dapat diwujudkan melalui pelaksanaan program-program CSR yang berkelanjutan dan menyentuh langsung aspek-aspek kehidupan masyarakat. Dengan demikian realisasi program-program CSR merupakan sumbangan perusahaan secara tidak langsung terhadap penguatan modal sosial secara keseluruhan. Berbeda halnya dengan modal finansial yang dapat dihitung nilainya kuantitatif, maka  modal sosial tidak dapat dihitung nilainya secara pasti. Namun demikian, dapat ditegaskan bahwa pengeluaran biaya untuk program-program CSR merupakan investasi perusahaan untuk memupuk modal sosial.



Sumber: 
http://www.usaha-kecil.com/pengertian_csr.html
http://gwadamakbar.wordpress.com/2012/01/24/pengertian-corporate-social-responsibility-csr/
Mardikanto, totok. 2009. Majalah Bisnis dan CSR. Jakarta: Latofi





Share:

Rabu, 11 Mei 2016

Outfit Formal tapi Tetap Elegant dan Simple

Blog kali ini mau nge share tentang fashion untuk acara formal tapi tetap simpel dan elegant. 
Kamu disini bisa langsung lihat para inspirator yang telah menginspirasi di blog ini 😊😊
 Sebenarnya masih banyak si koleksi koleksi nya . Tapi berhubungan penulis lagi ngerjain skripsweet jadi yang bisa di share baru ini yaa . 
Selamat membaca 😊 









Share:

Senin, 09 Mei 2016

Jurnal Pendidikan



Share:

Rabu, 04 Mei 2016

Perbedaan yang menyatukan kita

Foto ini diambil ditengah kesibukan kami melayani customers yang sangat sangat ramai sekali . Disini saya belajar arti kepemimpinan yaitu untuk menciptakan suasana yang nyaman kepada customer hal yang harus dilakukan oleh pimpinan yaitu terlebih dahulu membuat semua karyawan merasa nyaman dan senang terhadap pekerjaan yang ia lakukan . 
Have a working day 😊😊



Share:

Selasa, 03 Mei 2016

Jurnal Penyesuaian



JURNAL UMUM PERUSAHAAN DAGANG

A.               PENGERTIAN

          Jurnal penyesuaian (adjustment journal) adalah jurnal umum untuk melakukan penyesuaian tentang catatan-catatan atau fakta yang sebenarnya terjadi pada perusahaan pada akhir periode akuntansi.Jurnal penyesuaian disusun berdasarkan data dari neraca sisa dan data penyesuaian pada akhir periode.

1.      Pencatatan Jurnal Penyesuaian Perusahaan Dagang
1. Pemakaian perlengkapan , jurnal penyesuaiannya adalah sebagai berikut :
    Beban perlengkapan              Rp xxx
              Perlengkapan                           Rp xxx
    (Nilai yang tercantum (Rp xxx) adalah nilai  perlengkapan yang terpakai).
2. Piutang Pendapatan atau pendapatan yang masih harus diterima, jurnal penyesuaiannya adalah :
    Piutang pendapatan               Rp xxx
              Pendapatan  .......                    Rp xxx
3. Utang Beban atau beban yang masih harus dibayar, yaitu beban yang sudah menjadi kewajiban perusahaan untuk dibayar tetapi belum dicatat atau belum dibayar. Jurnal penyesuaiannya adalah :
    Beban ......                           Rp xxx
             Utang beban ........                   Rp xxx
4. Penyusutan aktiva tetap (Gedung, Mesin, Kendaraan,Peralatan dll). Jurnal penyesuaiannya adalah :
     Beban penyusutan.....          Rp xxx
             akumulasi penyusutan ......       Rp xxx
5. Kerugian Piutang, yaitu sebagian atau seluruh dari jumlah piutang yang mungkin tidak dapat ditagih. 
    Jurnal penyesuaiannya adalah :
    Beban kerugian piutang        Rp xxx
             Cadangan kerugian piutang     Rp xxx
6. Porsekot biaya atau beban dibayar dimuka, yaitu beban yang sudah dibayar tetapi beban tersebut merupakan beban atau biaya untuk waktu yang akan datang. Ada dua metode pencatatan jurnal penyesuaian yang bisa dilakukan yaitu :
    a. Beban dibayar dimuka yang pada saat menyerahkan uang diakui/ dicatat sebagai HARTA, maka
        jurnal penyesuaiannya adalah :
        Beban ......                      Rp xxx
                ........ dibayar di muka         Rp xxx
        (Nilai yang digunakan adalah sebesar nilai untuk waktu yang sudah dijalani)
    b. Beban dibayar dimuka yang pada saat bayar atau menyerahkan uang dicatat atau diakui sebagai BEBAN, maka jurnal penyesuaiannnya adalah :
         ..........   dibayar dimuka  Rp xxx
                   Beban ......                      Rp xxx
        ( Nilai yang digunakan dalam jurnal penyesuaian adalah sebesar nilai sisa waktu yang belum dijalani)
7. Utang Pendapatan atau pendapatan yang diterima di muka, yaitu pendapatan yang sudah diterima tetapi pekerjaan atau barang(jasa) belum kita kerjakan. Ada du metode pencatatan jurnal penyesuaiaan yang bisa kita lakukan yakni :
    a. Pendapatan diterima dimuka yang dicatat atau diakui sebagai KEWAJIBAN. Jurnal penyesuaiannya adalah:
        ....... diterima di muka     Rp xxx
                   Pendapatan .......              Rp xxx
        (Nilai yang dicatat sebesar nilai yang sudah menjadi hak pendapatan kita)
    b. Pendapatan diterima di muka yang pada saat terima uang dicatat atau diakui sebagai PENDAPAT maka  jurnal penyesuaiannya adalah :
        Pendapatan   .....            Rp xxx
                   .......diterima di muka        Rp xxx






8. Persediaan barang dagangan, yaitu persediaan barang dagangan yang belum laku terjual. Jurnal penyesuaiannya dapat menggunakan dua metode pendekatan yaitu sebagai berikut :
    a. Dicatat dengan metode ikhtisar laba - rugi, jurnalnya adalah :
        Ikhtisar laba-rugi                            Rp xxx
                   Persediaan barang dagangan awal          Rp xxx
        (Nilai yang dicatat sebesar nilai persediaan awal)
        Persediaan barang dagangan akhir   Rp  xxx
                   Ikhtisar laba- rugi                                  Rp xxx   (sebesar nilai persediaan akhir)
    b. Dicatat dengan metode Harga pokok penjualan (HPP), mak jurnal penyesuaiannya adalah ;
        HPP                                              Rp xxx  (sebesar jumlah keseluruhan)       
                  Persediaan Brg dagangan awal                Rp xxx
                  Pembelian                                               Rp xxx
                  Beban angkut pembelian                          Rp xxx
        Persediaan barang dag. akhir          Rp xxx
        Retur pembelian dan potongan hrg  Rp xxx
        Potongan pembelian                       Rp xxx
                  HPP                                                      Rp xxx ( sebesar nilai keseluruhan )


B.METODE PENCATATAN

Ada dua metode pencatatan transaksi keuangan dalam perusahaan dagang, yaitu metode fisik/periodik dan metode perpetual.
1. Metode Fisik/Periodik
Metode fisik atau periodik pada umumnya digunakan perusahaan yang menjual barang dagangan dengan harga relative murah, tetapi sering terjadi. Menurut metode ini, akun Persediaan barang dagangan tidak boleh didebit untuk mencatat transaksi pembelian barang dagangan, dan tidak boleh dikredit untuk mencatat transaksi penjualan barang dagangan.

Dalam metode ini, transaksi pembelian barang dagangan akan dicatat dengan mendebit akun Pembelian, sedangkan jika terjadi penjualan akan dicatat dengan mengkredit akun Penjualan.



2. Metode Perpetual
Metode perpetual atau terus-menerus pada umumnya digunakan perusahaan yang menjual barang dagangan dengan harga relatif mahal, dan tidak sering terjadi. Dalam metode ini, transaksi pembelian barang dagangan akan dicatat dengan mendebit akun persediaan barang dagangan sebesar harga beli (harga perolehan), sedangkan jika terjadi penjualan akan dicatat dengan mengkredit akun persediaan barang dagangan sebesar harga pokoknya.




Share:

Laporan Rekapitulasi Piutang

Berikut merupakan contoh laporan rekapitulasi piutang



Contoh soal
Berikut ini adalah sebuah kartu piutang PT. Indomarco pada debitur CV Mitra Wijaya pada bulan September 2010
KARTU PIUTANG
No Rekening : 451
Lembar ke    :
Nama            : CV Mitra Wijaya
Syarat           :
Alamat          : Jln. Bukit Tunggal C 14 No .6
Batas Kredit :
Tanggal
Keterangan
Fol
Mutasi
Saldo
Debet
Kredit
Debet
Kredit
2010

September
2
Saldo

Rp   5.000.000,00

Rp  5.000.000,00

4
Faktur no. 101

Rp   8.500.000,00

Rp 13.500.000,00

6
BKM 102


Rp 13.500.000,00
0

10
Faktur No.102

Rp 16.000.000,00

Rp 16.000.000,00

15
BKM 125


Rp 10.000.000
Rp  6.000.000

20
Faktur no. 234

Rp  7.000.000,00

Rp 13.000.000,00

25
Faktur No.104

Rp  5.000.000,00

Rp 18.000.000,00

27
BKM No.130


Rp 13.000.000,00
Rp  5.000.000,000

29
Faktur No.105

Rp  5.000.000,00

Rp 10.000.000,00


Berikut ini adalah sebuah kartu piutang PT. Indomarco pada debitur CV Monochrome pada bulan September 2010
KARTU PIUTANG
No rekening   : 551
Lembar ke
Nama            : CV Monochrome
Syarat
Alamat          : Jl.Setia Budi No.17 Medan
Batas kredit
Tanggal
Keterangan
Fol
Mutasi
Saldo
Debet
Kredit
Debet
Kredit
2010
2
Saldo

Rp   6.000.000,00

 Rp  6.000.000,00

6
Faktur No.111

 Rp  7.000.000,00

 Rp 13.000.000,00

September
8
Bkm No.205


 Rp  9.000.000,00
 Rp  4.000.000,00

12
Faktur No.112

 Rp  6.000.000,00

 Rp 10.000.000,00

13
BKM No.206


 Rp 10.000.000,00
 Rp   0 

15
Faktur No.113

 Rp 15.000.000,00

Rp  15.000.000,00

17
BKM No.207


 Rp   9.000.000,00
 Rp   6.000.000,00

24
Faktur No.114

 Rp   6.000.000,00

 Rp 12.000.000,00











Berikut ini adalah sebuah kartu piutang PT. Indomarco pada debitur CV Black and White pada bulan Agustus 2010
KARTU PIUTANG
No rekening     : 661
Lembar ke             :
Nama               : CV Black and White
Syarat                    :
Alamat             : Jl. Pandu no.23 Medan
Batas kredit           :
Tanggal
Keterangan
Fol
Mutasi
Saldo
Debet
Kredit
Debet
Kredit
2010
2
Saldo

 Rp  10.000.000,00

 Rp  10.000.000,00

6
Faktur no.123

 Rp 7.000.000,00

 Rp   17.000.000,00

Septeber
8
Bkm no.250


 Rp    10.000.000,00
 Rp  7.000.000,00

12
Faktur no.124

 Rp  6.000.000,00

 Rp   10.000.000,00

13
BKM No.251


 Rp  10.000.000,00
 Rp   0

15
Faktur no.125

 Rp  40.000.000,00

 Rp  40.000.000,00

17
BKM No.252


 Rp  20.000.000,00
 Rp   20.000.000,00

24
Faktur no.126

 Rp 5.000.000,00

 Rp    25.000.000,00

30
BKM No.253


 Rp 15.000.000,00
 Rp   10.000.000,00











Buatlah laporan rekapitulasi piutang  PT. Indomarco diatas !


Jawaban :
Format laporan rekapitulsi piutang adalah
PT. INDOMARCO
Jalan Kemuning Raya No.118
Medan , no.telp  8999900
LAPORAN
REKAPITULASI SALDO PIUTANG
Sampai dengan Tanggal 31 September 2010
No
Nama Debitur
Alamat
Jumlah
1
CV Mitra Wijaya
Jln. Bukit Tunggal C 14 No .6
Rp 10.000.000,00
2
CV Monochrome
Jl.Setia Budi No.17 Medan
Rp 12.000.000,00
3
CV Black and White
Jl. Pandu no.23 Medan
Rp   10.000.000,00
TOTAL PIUTANG
Rp   32.000.000,00

Medan , 31 September 2010
Bagian akuntansi,


Safura Chaniago

 


Share:
Diberdayakan oleh Blogger.

Blogger templates